Skip to main content

SEBUAH PUISI KARYA JERI ARIYANTO, "TERUNTUK IBU"

TERUNTUK IBU
Goresan pena: Jeri Ariyanto
  
Ibu, rindu ku di pangkuanmu
Tak ada kasih sesuci kasihmu
Tak ada peluk sehangat pelukmu
Tulusmu sungguh selembut sutra.
Kini anakmu jauh di rantau
Kota orang sendirian, didekap pahit khidupan!
Kau malaikat terlihatku ibu
Jangan pernah kau menangis, 
Takan sanggup ku gantikan setiap intan yang menetes dari matamu!
Pelukmu terasa dikejauhan
Menghangatkan hari-hari yang dirundung kedinginan.
Senyummu hidup dalam lamunan,
Terlantun syahdu dalam setiap bait do’a
Ibu, anakmu lelaki
Takan jatuh ditimpa masalah,
Takan hilang didera gelombangnya!
Ibu, tunggu anakmu
Akan ku tuai semua mimpi di tanah orang untukmu!


 

#Sebelumnya terimakasih sudah besedia membaca karangan saya. mungkin masih banyak kekurangan. maka dari itu, saya minta maaf apabila ada yang salah entah pada kata, ejaan, kalimat, ataupun pada maknanya. karena pada hakikatnya manusia tak luput dari kesalahan. wkwkwk
beri saya masukan berupa kritik dan saran ataupun perasaan kalian sesudah membaca puisi di atas dengan berkomentar agar saya bisa lebih baik lagi untuk kedepannya. SALAM LITERASI. 

Comments